Showing posts with label bangkinang. Show all posts
Showing posts with label bangkinang. Show all posts
Tuesday, September 03, 2013

pantai kuta nya.. Riau hehehe.....

Bismillah..
What did we do at the last  week end?.............. yess, mandi sungai
 well, udah jadi kebiasaan keluarga kita, kalau hampir di setiap weekend pergi jalan jalan . mau deket mau jauh.. yang penting jalan jalan, ;p

so udah dua kali weekend berturut turut kami sekeluarga pergi mandi ke sungai didaerah air tiris kampar. tau tempat ini dari teman ibuku. we never been explore this place before. biasanya kalau mau mandi sungai , kami perginya ke bangkinang sebrang (salo) kayak di  sini, atau nggak di daerah danau bingkuang kayak di sini . Memang siih masih sama sama sungai kampar. tapi daerah air tiris ini air sungainya jauh lebih bening dan hangat dengan kerikil kerikil yang banyak. arusnya juga bagus. siip deh pokoknya. recommended banget buat di kunjungi. kita aja yang udah pergi sekali, balik lagi minggu depannya.

bawa bekal makanan dari rumah, trus beli nasi ramas juga n lunchy di bawah teduhnya pohon bambu.. wuiih.. enaknya.





pulangnya, kami singgah sholat ashar di masjid bersejarah, MASJID JAMIK yang lokasinya tak jauh dari pemandian tadi.

batu yang mirip kepala kerbau

and then, balik ke pekanbaru lagi, Alhamdulillah..
Wednesday, August 28, 2013

RAYA 6 (7 SYAWAL)

Bismillah...

baru balik dari dumai kemarin, besoknya kami pergi lagi ke bangkinang untuk merayakan hari raya ziarah. Di Bangkinang hari raya ini sangat dielu-elukan. biasanya di hari kedua syawal mereka berpuasa selama 6 hari. dan di hari ketujuh barulah mereka merayakan hari raya ziarah dengan cara setiap laki laki harus berziarah membersihkan setiap pemakaman suku yang ada di kampung mereka sendiri, setelah itu mereka sholat zhuhur berjamaah di masjid dan makan bersama sekampung . makanannya di bawakan oleh ibu-ibu dalam sebuah "jambau". setiap rumah harus menyediakan sebuah jambau berisi nasi dan lauk pauk lengkap.

kami pun tak mau ketinggalan merayakannya, walaupun raga masih lelah kami tetap bersemangat pergi bersilaturrahiim.

sesampainya di rumah kampung bangkinang, kami makan siang kemudian istirahat sebentar. Setelah itu kami berkunjung ke rumah saudara ibuku di daerah Salo. tak dinyana ternyata disana beliau bertemu dengan kakaknya yang se Ayah yang tak pernah ditemuinya dari kecil. kakaknya ini bermukim di Perak malaysia. Alhamdulillah mereka bisa bertemu dan menyambung silaturrahim kembali.

tungku tradisional yg masih ada di rumah kampung
rumah tradisional bangkinang
ki-ka: kakak ibuku, Ibuk, abang ibuku

menjelang sore kami singgah di rumah kak tati (masih saudara ibuku) untuk sholat ashar dan makan lagi ;p
kiddos main di rumah kak tati
What Amazing Syawal... Alhamdulillah....
Wednesday, July 03, 2013

ziarah ke bangkinang

bismillah

Sama seperti rutinitas tahunan menjelang bulan suci ramadhan, kali ini kami sekeluarga berziarah kembali ke makam keluarga ibuku di Bangkinang. berhubung jaraknya yang dekat dari pekanbaru (kurleb 60 km), kami berangkatnya pun sudah hampir tengah hari dan tanpa persiapan yang ribet.

mak long nabun yang masih ada di pekanbaru pun diajak juga  berziarah.

sesampainya di bkn, sholat zhuhur dulu setelah itu makan siang di pinggir sungai daerah salo atas. kemudian main main air di sungai. Ziyad dan zahwa yang dari tadi gak sabar pengen mandi harus kecewa karna aku gak bolehin mandi di daerah sini. karna airnya yang surut membuat bibir sungai jadi jauh ketengah, batu batu dan rumput sungai yang muncul membuat sungainya mengeluarkan bau agak amis.



 Akhirnya aku janjiin ke anak anak kalau mandinya di tempat lain aja (tapi masih di sungai kampar juga)

selanjutnya kami pergi ke seberang untuk nyari tepian mandi yang bagus. pilih pilih pilih akhirnya kami madi di tempat biasa yang pernah di ceritain di sini


ziyad dan zahwa senangnya luar biasa waktu disuruh mandi sungai. air nya yang deras tapi dangkal membuat suasana bermain jadi seruu. saking asyik bermain ziyad gak sadar kalau dia udah menghanyutkan selendang nenek hiihihi....

setelah selesai mandi sungai, kami langsung menuju ke kuburan ibu serta kakak ibuku.




abis itu singgah sebenar di rumah sandra, dan balik lagi ke pekanbaru.

Thursday, February 07, 2013

Mandi sungai..

Bismillah...

senangnya udah dua kali hari minggu berturut turut kami sekeluarga jalan jalan lagi ke sungai kampar.  Yang pertama tanggal 27 jan, dan yang kedua tanggal 3 feb. Anak -anak yang paling antusias kalau dijanjikan akan berenang di sungai. terlebih lagi zahwa. kalau udah nyemplung susaaah sekali berhentinya.. :)

ni pics waktu berenang di sungai kampar daerah salo bangkinang hari minggu sore tanggal 3 feb


asyiik, ada sampannya







kalo yang ini pic pas berenang di sungai kampar daerah danau bingkuang seminggu sebelumnya.
pas berenang di wilayah sungai yang ini, ikannya banyaaaaaaaaak sekali. kecil -kecil tapi jinak dan ga takut deket deket kita. so jadilah kami berenang di kelilingi ikan. malahan ikannya sempat gigit gigit tangan dan kaki kami, hiiiii geliii
27 jan 2013, please.. ignore the people behind ;p


Monday, September 10, 2012

Selamat Jalan Mak Ida ku Sayang :(

Bismillah..

Setiap yang bernyawa pasti kembali kepada Allah..
Innalillahi wa inna Ilaihi Roji'uun......
Telah berpulang ke rahmatullah kakak dari ibuku (Mak Ida), di Bangkinang Hari Sabtu Tanggal 1 September 2012 pukul 11.an siang..

Baru satu minggu sebelumnya kami masih bertemu dengan mak ida, bersenda gurau, ketawa ketawa di hari raya syawal. tidak ada tanda tanda akan berpisah dengannya untuk selama lamanya, tapi ternyata Allah berkehendak lain, Janji Allah telah sampai padanya. Bagaikan mimpi, seakan tak percaya aku diberitahu kalau beliau telah tiada...

Di hari itu sabtu, ketika bangun tidur aku diberitahu ibu, kalau mak ida sakit dan mau berobat ke pekanbaru, tepatnya di sense china. reaksiku sih biasa saja, karena mak ida memang pernah juga berobat ke sinshe china tsb sebelumnya. katanya perutnya sakit dan sudah berobat kedokter dan bidan tiga kali tapi belum sembuh juga.

kebetulan dihari itu juga ada tamu yang akan berkunjung ke rumah kami, kak taty dan familynya yang dari malaysia. jadilah ibuku sibuk menyiapkan masakan untuk menyambut tamu tersebut. kemudian sandra (anak mak ida) menelpon ibuku lagi mengabarkan kalau mak ida sakitnya semakin parah. ibuku sudah ngotot serta marah sambil menyuruh sandra agar mak ida secepatnya dibawa ke rumah sakit di bangkinang saja untuk pertolongan pertama. tapi sandra bilang kalau mak ida bersikeras tidak mau dibawa ke Rumah sakit. Malah katanya beliau sempat menggigit bajunya karna tak mau dibawa ke RS.

Sekitar jam 11 aku dan suami bergegas ke bangkinang dengan niat mau membawa mak ida ke RS. ibuku tinggal di rumah menunggu tamu yang sudah diperjalanan. (kami sama sekali tak terfikir kalau mak ida kondisinya sudah seperti itu ). Rencananya sepulang tamu, ibuku dan kakakku baru akan pergi nyusul ke bangkinang.

Diperjalanan Aku kembali di telpon , mereka mengabarkan kalau mak ida sudah tiada, Ya Allah.. secepat kilat saja rasanya , baru tadi sandra nelpon ibuku mengatakan kalau mak ida mau berobat ke pekanbaru, tapi dalam hitungan jam, beliau sudah pergi selama lamanya..

Diperjalanan, air mataku tak bisa berhenti keluar, terbayang mak ida semasa hidupnya. Betapa beliau menyayangi kami. Aku menyesal kenapa tidak sempat pergi membawanya ke RS, dan tidak bisa menyaksikan ketika ia menghembuskan nafas terakhirnya.

Apapun, aku hanya bisa berdoa, semoga Mak Ida Diampunkan dosa dosanya, Ditinggikan derajatnya di sisi Allah. Dimasukkan kedalam FirdausNya. Aamiin, Alfatihah....








Tuesday, September 04, 2012

Hari Raya Syawal

Bismillah..

Dari Abu Ayyub al-Anshari radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
“Barangsiapa yang berpuasa (di bulan) Ramadhan, kemudian dia mengikutkannya dengan (puasa sunnah) enam hari di bulan Syawwal, maka (dia akan mendapatkan pahala) seperti puasa setahun penuh.

Dibangkinang, kampung ibuku ada tradisi dimana setelah hari raya idul fitri besoknya disambung dengan puasa syawal selama enam hari. Setelah puasa syawal berakhir, masyarakatnya beramai ramai merayakan hari raya yang dinamakan raya zarah. Nama zarah sendiri diambil karena pada hari tersebut, semua kaum laki laki dewasa berbondong bondong melakukan ziarah ke ke kuburan, membersihkan lingkungan pekuburan dan membacakan doa. masing masing suku mempunyai lingkungan pekuburan sendiri sendiri. sehingga setiap suku bertanggung jawab atas lingkungan pekuburannya masing masing.
Setelah melakukan ziarah, menjelang tengah hari mereka berkumpul di masjid dan makan bersama dari hidangan yang disiapkan oleh ibu - ibu masyarakat setempat. Biasanya setiap rumah (bagi yang mampu) harus menyipakan hidangan/juadah/  yang ditempatkan diatas sebuah talam (di bangkinang dikenal dengan sebutan JAMBAU). kemudian jambau tersebut dijunjung diatas kepala dan diantarkan ke masjid untuk dihidangkan kepada kaum lelaki yang baru pulang berziarah.

Tradisi ini sudah berlangsung sejak dahulu kala dan masih dilestarikan sampai sekarang. Tradisi ini jualah yang selalu dirindukan dan mengundang orang orang di perantauan untuk pulang ke kampung halaman. Bahkan perayaan hari raya zarah ini lebih meriah daripada hari raya idul fitri.


pulang ziarah

suasana keramaian raya zarah






 KAmi sekeluarga juga berkesempatan pulang ke bangkinang untuk menyaksikan perayaan hari raya zarah (raya enam). Banyak sanak saudara yang berkumpul di rumah mak ida (kakaknya ibuku) bercengkerama dan bersilaturrahim. Biasanya mak ida masak lemang (sejenis makanan terbuat dari pulut atau tepung, dimasak dalam bambu/buluh). tapi tahun ini, ga ada :(



tungku masak tradisional yg masih dipakai sampai sekarang


setelah seharian bermain di rumah mak ida, kami pun pamit, bersalaman dan singgah berkunjung ke rumah kak tati (masih family ibuku). dan bertemu dengan sanak saudara lainnya yang baru pulang dari pahang malaysia. setelah semuanya selesai barulah kami mandi sungaaaaiiii.... yayayyy really happy....












setelah semua selesai, kami pun pulang ke pekanbaru, Alhamdulillah....