Showing posts with label meninggal. Show all posts
Showing posts with label meninggal. Show all posts
Monday, July 01, 2013

menunggu durian runtuh

bismillah...

tanggal 23 juni kemarin, mertua laki laki abang ku meninggal dunia. jadinya kami sekeluarga pergi bertakziyah kerumah duka yang berada di dumai  kurleb 200an km dari pekanbaru.
selain karena hubungan pernikahan, mertuanya itu juga masih ada hubungan saudara dengan keluarga kami.

setelah melayat dan nginap semalam di grandzuri, besoknya hari senin kami pulang ke pekanbaru via sei pakning dan singgah dulu di desa puak. karena lagi musim durian, kami nongkrong dulu di pondok durian milik salah seorang sepupu.

disini tempatnya asyiik banget. benar benar alami. masih banyak pohon pohon besar, daun daun kering, hewan hewan ternak dll. anak anakku bebas merdeka berkeliaran kesana kemari berlari-larian.

yang paling seru adalah ketika menunggu duriannya jatuh langsung dari pohonnya. di buka dan dimakan rame rame.. mak nyooosssss banget rasanya.











setelah sore jam tigaan barulah kami bergerak pulang. jalan pulangnya asyik. baru sekali ini aku lewat daerah sini . walaupun jarak tempuh dan waktunya jadi lebih lama daripada jalan via duri. akhirnya nyampe dirumah sekitar jam 11 malam. caaapeeeeeeeeeeeeek......................................
Monday, June 10, 2013

kakak barunya, pulang..

bismillah..

baru juga beberapa waktu yang lalu posting tentang kakak baru eeh.. seminggu yang lalu kakaknya pulang kampung :(


well, tapi ini kondisinya darurat ya, sang kakak dapat musibah. neneknya yang juga sbg ibu asuhnya meninggal dunia subuh jumat tgl 1 juni. so si kakak di telponin sama keluarganya disuruh pulang kampung ke banjarnegara. si kakak sempet ragu sih mau pulang saat itu atau nunggu lebaran aja, toh neneknya juga sudah dikebumikan dan gak bisa berjumpa lagi dg jenazahnya. Tapi setelah pikir pikir si kk mutusin utk pulang juga.

so jadilah  ibu cariin tiket pesawat di hari sabtunya. dari awal aku udah nunjukin tatacara buat naik pswt, cari bus apa yang harus dilakukan di bandara dan tetek bengek lainnya. maklum ini kan kali pertama dia brgkt sendirian. aku dan keluarga juga gak bisa nganterin. aku juga wanti wanti spy dia tetep waspada, gak nerima pemberian org lain dll.

Alhamdulillah setelah nyampe di kampungnya, si kakak nelpon ngabarin dah selamat sampai tujuan. :)).


Wednesday, October 10, 2012

Mak andak meninggal dunia

Bismillah..

Setelah bulan kemarin, kakak ibuku yang meninggal dunia, kemarin tanggal 8 oktober kakak dari almarhum bapakku yang mendahului kami. Innalillahi waiina ilaihi roji'uun..

Mak andak (panggilan kami kepada kakak bapakku), sebenarnya sudah lama sakit. ketika sakit yang pertama beliau sempat dirawat di RS beberapa lama. kemudian kondisinya berangsur membaik. tapi selang berapa lama kemudian , almarhumah sakit lagi dan sakit kali ini mengantarkannya kepada ajalnya.









selamat jalan mak andak, semoga Allah melapangkan kuburmu, menaikkan derajatmu dan menerima semua amal ibadahmu, dan kami.. tinggal menunggu .. giliran!!
Monday, September 10, 2012

Selamat Jalan Mak Ida ku Sayang :(

Bismillah..

Setiap yang bernyawa pasti kembali kepada Allah..
Innalillahi wa inna Ilaihi Roji'uun......
Telah berpulang ke rahmatullah kakak dari ibuku (Mak Ida), di Bangkinang Hari Sabtu Tanggal 1 September 2012 pukul 11.an siang..

Baru satu minggu sebelumnya kami masih bertemu dengan mak ida, bersenda gurau, ketawa ketawa di hari raya syawal. tidak ada tanda tanda akan berpisah dengannya untuk selama lamanya, tapi ternyata Allah berkehendak lain, Janji Allah telah sampai padanya. Bagaikan mimpi, seakan tak percaya aku diberitahu kalau beliau telah tiada...

Di hari itu sabtu, ketika bangun tidur aku diberitahu ibu, kalau mak ida sakit dan mau berobat ke pekanbaru, tepatnya di sense china. reaksiku sih biasa saja, karena mak ida memang pernah juga berobat ke sinshe china tsb sebelumnya. katanya perutnya sakit dan sudah berobat kedokter dan bidan tiga kali tapi belum sembuh juga.

kebetulan dihari itu juga ada tamu yang akan berkunjung ke rumah kami, kak taty dan familynya yang dari malaysia. jadilah ibuku sibuk menyiapkan masakan untuk menyambut tamu tersebut. kemudian sandra (anak mak ida) menelpon ibuku lagi mengabarkan kalau mak ida sakitnya semakin parah. ibuku sudah ngotot serta marah sambil menyuruh sandra agar mak ida secepatnya dibawa ke rumah sakit di bangkinang saja untuk pertolongan pertama. tapi sandra bilang kalau mak ida bersikeras tidak mau dibawa ke Rumah sakit. Malah katanya beliau sempat menggigit bajunya karna tak mau dibawa ke RS.

Sekitar jam 11 aku dan suami bergegas ke bangkinang dengan niat mau membawa mak ida ke RS. ibuku tinggal di rumah menunggu tamu yang sudah diperjalanan. (kami sama sekali tak terfikir kalau mak ida kondisinya sudah seperti itu ). Rencananya sepulang tamu, ibuku dan kakakku baru akan pergi nyusul ke bangkinang.

Diperjalanan Aku kembali di telpon , mereka mengabarkan kalau mak ida sudah tiada, Ya Allah.. secepat kilat saja rasanya , baru tadi sandra nelpon ibuku mengatakan kalau mak ida mau berobat ke pekanbaru, tapi dalam hitungan jam, beliau sudah pergi selama lamanya..

Diperjalanan, air mataku tak bisa berhenti keluar, terbayang mak ida semasa hidupnya. Betapa beliau menyayangi kami. Aku menyesal kenapa tidak sempat pergi membawanya ke RS, dan tidak bisa menyaksikan ketika ia menghembuskan nafas terakhirnya.

Apapun, aku hanya bisa berdoa, semoga Mak Ida Diampunkan dosa dosanya, Ditinggikan derajatnya di sisi Allah. Dimasukkan kedalam FirdausNya. Aamiin, Alfatihah....