Showing posts with label rumah sakit. Show all posts
Showing posts with label rumah sakit. Show all posts
Monday, August 25, 2014

cerita seputar ramadhan part 2

bismillah..

Alhamdulillah hari ke 12 ramadhan nenek ziyad pulang dari umrohnya, kami semangat lagi krena bisa puasa dan berbuka barengan nenek lagi :)
Nenek bawain abaya saudi hitam buat ibu dan zahwa, makacii nenek..

Tragedi kecil terjadi dua hari kemudian, di 14 ramadhan tepatnya hari sabtu siang sehabis zhuhur ketika hendak pergi ke rumah nenek, ayh dan anak-anaknya sudah ada didalam mobil nungguin ibu, aku yang masih keliling2 taman depan bergegas hendak menutup pintu pagar rumah. tiba tiba ketika aku menarik pintu pagar tersebut sekuat tenaga, aku malah ngerasain sakit di kaki kanan daerah bawah tumit. awalnya kupikir terbentur biasa aja, tapi pas aku liat kebawah kaki sekalian mau gosok gosok eeh tau taunya udah liat darah ngucur dari tumit ku. lukanya dalam pulak hiiiiiii.. aku langsung shock berat, langsung terpincang masuk ke mobil sambil bilangin ke ayah, " ayah cepat ke rumah sakiitt". Ayah yang terbengong bengong sempat shock juga jadinya. ayah turun bentar nutup pintu habis itu langsung tancap ke eka hospital.
Di perjalanan aku rasanya takuut banget karna darah masih ngerembes gitu, ziyad yang kayaknya ikutan panik berinisiatif nyuruh aku ambil kasa perban yang ada di kotak p3k mobil. Alhamdulillah makasih ya nak, ibu gak kepikiran karna saking paniknya. sambil nekan lukanya sekuat tenaga biar darahnya gak keluar ibu terus berujar ke ayah " cepat yah.. cepat yah...
Alhamdulillah rs nya lokasinya ga terlalu jauh dari rumah.

sesampainya di ugd, aku langsung di observasi. ditanyain ini itu. dibersihkan lukanya di suntik tetanus, dan anti nyeri. ada sekitar 4 suntikan pada saat itu. ujung ujungnya dokter suruh jahit karna lukanya dalam. hah ? langsung lemes..

anak anak nungguin di ruang tunggu karena ga boleh masuk ugd. dari kejauhan ibu liatin aja muka muka mereka. ada kasian dan juga bangga :). zahwa cuman bisa dadah dadah aja ke ibu . setelah masuk ruang tindakan dan dijahit Alhamdulillah dibolehin pulang. sekitar 2.5 jam di rs itu. tapi dramaa banget pas mau dijahit. jahitnya siih ga berasa karna udah di bius, tapiii pas suntik bius itu lhooo yang sakiit bangetttt.. Ya Allah jangan sampai dapat musibah seperti ini lagi ya Robb...



Alhasil dengan adanya musibah seperti ini, aku seperti ditegur keras oleh Allah. mungkin  masih banyak kekufuran akan nikmat Nya. sehingga 2 minggu terakhir ramadhan, aku rasanya tidak terlalu aktif bergerak atau seleluasa ramadhan sebelumnya. malah dua hari setelah dijahit itu aku hanya mampu sholat sambil baring (duduk pun ga bisa, karna digerakkan kaki masih nyeri banget). Alhamdulillah masih bisa berpuasa full diluar haidh. aku juga terpaksa izin gak masuk kantor selama seminggu :( :)

 Beberapa hari kemudian Alhamdulillah sudah bisa jalan walaupun belum normal betul. Terimakasih ayah yang jadinya menghidangkan iftar untuk ibu, makasih nenek yang juga sering buatin menu bukaan. makasih semuanya atas pelajaran berharga ini. aku jadi banyak berdiam dirumah tanpa perlu melakukan hal hal yg rasanya tak bermanfaat di luaran seperti yg dulu sering aku lakukan di ramadhan tahun lalu. cthnya ngabuburit shg kalap beli ini itu buat bukaan ;p


Alhamdulillah terimakasih Ya Allah Atas bulan ramadhan yang bermakna ini
Sampaikanlah kami bertemu dengan Ramadhan berikutnya, beri kami kesempatan lagi ya raabb..



Thursday, December 15, 2011

Demam Berdarah Dengue, typus, Influenza


Bismillah

Awal Desember tepatnya tanggal 4 hari minggu siang, seminggu setelah pulang dari jakarta zahwa terkena demam. awalnya muntah muntah terus diikuti dengan diare. gak dibawa ke dokter sih cuma dikasih obat penurun panas sama obat diare dan anti muntah aja. malam selasa baru ibu check ke RS. Zainab karena zahwa gak mau makan dan minum susu. Karena udah malam sekali, dokter anak udah pulang jadi zahwa dibawa ke IGD aja. setelah diperiksa sama dokter jaga, zahwa disarankan untuk tes darah keesokan harinya jika panasnya belum turun juga.

Besoknya, panas zahwa turun, so aku gak jadi nge check darahnya di labor, aku pikir mungkin dirawat jalan aja dari rumah.

Hari kamis malam aku bawa lagi zahwa ke dokter zaimi zet di RS Awal bros, malam itu juga dokter nyuruh cek labor. sempat khawatir juga karena zahwa belum pernah diambil darahnya sebelum ini. tak terbayang gimana takutnya dia disuntik sama jarum.
ternyata kekhawatiran ku terbukti, zahwa takut sekali waktu diambil darahnya. dia menangis sambil jerit jerit. sewaktu tangan kirinya disuntik perawat tak berhasil menemukan pembuluh darah, so pindah lagi ke tangan kanan itupun sempat beberapa kali suntik. huhuuuuu kasian putriku.
hasil cek darah bisa diambil sejam kemudian. Tapi karena praktek dokter zaimi sudah tutup, aku ambil hasil cek darah keesokan harinya sekalian balik ke dokter zaimi lagi.

Besoknya JUM,AT MALAM..

Pas balik lagi ke dokter buat melihat hasil lab, dokter bilang kalau zahwa positif demam berdarah dan typhus. waah aku shocked sekali mendengarnya. soalnya zahwa sudah kelihatan pulih dan ceria. badannya juga sudah tidak panas lagi dari hari selasa. Kata dokter lagi hari itu adalah masa kritisnya, saat panas badannya turun , dan dia harus dirawat!!   OMG padahal dari rumah, kami malah berniat mau ke mall sepulang dari check dokter. Ternyata dia malah harus dirawat. Aku langsung terngiang kata kata zahwa di mobil ketika hendak berangkat ke dokter tadi, " Bu, Nanti kita Bobok umah satit ya ?" (Bu, nanti kita tidur di rumah sakit ya ?)

Dengan perasaan galau dan khawatir aku akhirnya memutuskan untuk mengiyakan zahwa di rawat di rumah sakit . soalnya kalau hari ini benar adalah masa kritisnya dan aku malah membawa dia pulang ke rumah, tak terbayang apa yang harus aku lakukan jikalau terjadi apa apa. Bismillah dan pasrah pada Allah..saja

Sesaat setelah itu, ayah mendaftar untuk cari kamar, dan zahwa mulai dipasang infus sama perawatnya. kejadian ambil darah kemarin terulang lagi, dia menjerit dan nagis. hiks hiks kasian zahwa kelihatan sangat trauma . padahal tadi pas mau pergi dia ceria dan tertawa tawa. :(




setelah menunggu dapat kamar, hampir jam 10 malam, barulah zahwa dibawa ke kamar rawat inap. perawat silih berganti masuk ke ruangan  nge cek ngecek zahwa. ada yang cuma nanya nanya ada yang ngasih obat dsb. hal ini malah membuat zahwa ketakutan, mungkin dia trauma di suntik sama perawat.

Malam itu ziyad dan ayahnya pulang kerumah, sementara aku, dan kak yani di RS  nungguin zahwa. Zahwa baru bisa tidur setelah jam 12 malam dan jam tiga pagi terbangun lagi karena ada perawat masuk mau menginjeksi antibiotik. yaah nagis lagi deh..

Besok paginya, zahwa harus diambil darah lagi untuk melihat trombosit. karena pagi itu perawat tak berhasil mencari pembuluh darahnya (walaupun udah dua kali tusukan), kejadian traumatic bagi zahwa ini harus diulang lagi pada siang harinya. Duuhh.. aku benar benar gak tega dan hampir nangis dibuatnya. setelah dapat darah dan dibawa ke lab, aku bilang ke perawat kalau aku tidak mau lagi zahwa diambil darahnya. zahwa menjadi sangat stress. Dia nangis setiap ada orang lain selain keluarga yang masuk ke kamar. sampai sampai cleaning service masuk pun dia agak takut. 

Hari itu dokter visit dan memeriksa zahwa, ditangan zahwa sudah keluar bintik bintik merah. kata dokter itu tanda DBD nya. Syukur Alhamdulillah zahwa tidak sampai di transfusi. Dari hasil lab diketahui juga trombosit zahwa turun dari 275.000 sebelumnya menjadi 215.00 tapi masih diambang bawah. Zahwa juga kelihatan sudah mulai ceria lagi ketika banyak keluarga yang berkunjung tapi dia tetap takut kalau perawat datang apalagi sambil membawa jarum suntik.



Besoknya MINGGU 4 desember 2011,  

Tadi malam zahwa tidur lumayan nyenyak, dia hanya terbangun satu kali itupun karena kepanasan karena suhu AC di naikkan. Ketika pagi perawat datang lagi untuk mengambil darah, aku tetap tidak mengizinkan. Malah kami sekeluarga berpikir untuk membawa pulang saja zahwa  dan merawatnya di rumah. suasana yang menyenangkan di rumah dan tidak bikin dia stress pastilah lebih mempercepat proses pemulihannya.

Menunggu dokter visit , kami ajak zahwa jalan jalan keluar ruangan supaya gak jenuh dan bosan. Ketika dokter datang sekitar jam 4 sore, beliau menyesalkan keinginan kami yang tidak mengizinkan ambil darah zahwa dan minta pulang sebelum waktunya. Kata dokter zahwa belum bisa pulang karena takut trombositnya turun lagi. Tapi kami tetap bersikeras dan meyakinkan kalau zahwa lebih nyaman dirawat di rumah. Akhirnya kami disuruh menanda tangani surat pernyataan penolakan tindakan medis. sempat merasa gak yakin tapi , bismillah aja...

Zahwa senaaang sekali ketika diberitahu dia boleh pulaang, dia ga nangis waktu infusnya dicabut. walaupun mukanya masih pucat tapi semangat untuk sembuhnya cukup tinggi.





sesampainya dirumah zahwa masih kelihatan lemas, tapi kami giat memberinya makanan sedikit demi sedikit, buah- buahan dan cairan. setelah beberapa hari proses pemulihan dirumah, Alhamdulillah zahwa sudah mulai baikan.

 Selasa, 6 desember 2011

Dua hari kemudian gantian si abang yang kena demam, tapi kali ini bukan dengue melainkan kena influenza. tapi aku malah curiga ini flu singapura yang marak beredar di pekanbaru. Apalagi cuaca akhir akhir ini yang sudah memasuki musim penghujan , membuat bibit bibit penyakit menjadi aktif dari masa dormansinya.. gejalanya demam panas, pilek batuk batuk dan sariawan. sariawan di mulut dalamnya besar sekali. ziyad sampai tak bisa makan dan minum karena pedih. kasian bibirnya jadi terlihat monyong :(. sekarang tinggal pemulihan pilek dan sariawannya aja..

Beberapa hari kemudian giliran zahwa yang kena demam lagi. demam kali ini murni kena batuk pilek kayak abangnya kemarin, jadi aku tidak terlalu takut. aku cuma ngasih obat turun panas, pilek dan clavamox. Dan Alhamdulillah sekarang sudah berangsur angsur sembuh.


Dari pertama anak anak ku sakit sampai masa penyembuhan, hampir tiga minggu mereka tidak bersekolah. dan selama itu pula lah aku merasakan ujian yang datang silih berganti. Baru kali ini mereka sakit berturut turut dengan penyakit yang berbeda beda pula. lelah , letih rasanya menghadapi ujian sakit ini. Tapi Aku berharap sakit anak anak ku ini merupakan ujian dari Allah agar kami sekeluarga bersyukur atas nikmat sehat dan nikmat nikmat lainnya yang tak terhitung. RAsanya tiadalah berapa ujian ini dibanding rezki yang telah Dia limpahkan.

Ya Allah jangan lah engkau jadikan kami orang yang kufur atas nikmat Mu karena lelah akan ujian dari Mu. tapi jadikanlah kami orang yang berhasil melewati ujian itu dan mendapatkan peringkat yang mulia disisiMu ..AAAmiiiiiin.. ya robbal 'alamiin...

Wednesday, August 04, 2010

cacar air, oh No......!!

Bismillah....

baru sekitar semingguan ziyad sekolah eeh terpaksa gak masuk deh beberapa hari karena sakit... kok bisa yaa..
gini ceritanya.....

senin tanggal 26 juli pas ibu jemput ziyad dari sekolah bu gurunya bilang kalo tadi ziyad badannya agak panas makanya di suruh istirahat aja. tapi diperjalanan pulang kayaknya ziyad baik baik aja dan badannya pun gak anget. ya udah ibu berpikir mungkin di sekolah tadi ziyad cuman sedikit kecapean aja.
nyampe dirumah makan, minum susu terus bobo siang.....

besoknya.....
seperti biasa ziyad kesekolah tanpa ada tanda tanda mau demam, palingan cuman hidungnya aja yang kayak mau pilek gitu. so.. ibu pikir mending sekolah aja daripada dirumah main main. Nah pas pulangnya, ziyad pilek beneran dan agak lesu, setelah bobo siang kurang lebih satu jam, ziyad terbangun dengan suhu tubuh yang lumayan anget sekitar 37,5 an. trus ibu kasi nipe syrup satu sendok teh.


menjelang sore panas ziyad bukannya turun malahan bertambah tinggi sekitar 39, saking panasnya dia ngeluarin air mata terus tanpa sadar. so ibu kasiin aja obat dumin yang dimasukin lewat dubur. berangsur angsur panasnya turun walaupun tidak kembali normal. ziyad yang mulai rewel pun tidur sekitar habis magrib.
Ibu mulai gelisah jangan jangan ziyad ketularan sepupunya khaira dan syifa yang udah demam duluan dan keluar bentol bentol kayak cacar air. soalnya beberapa hari lalu syifa dan khaira datang kerumah main- main sama ziyad dan zahwa. Aduh perasaan ibu tambah ketar ketir karena ternyata zahwa juga udah mulai anget badannya walaupun gak sepanas abangnya ziyad.

Ziyad terbangun dari tidurnya sekitar jam setengah delapan malam, badannya masih hangat. So tanpa pikir panjang lagi ibu yang udah gelisah langsung bawa ziyad dan zahwa ke dokter zaimi zet di rs awal bross. untungnya sesampai di rs, dokter zaimi masih ada. biasanya jam segini prakteknya udah tutup. syukurlah.......

di ruang dokter ziyad diperiksa duluan, dan setelah diobservasi ternyata ada bintik kecil di dadanya yang mengarah ke cacar air tadi (ibu cerita ke dokter kalo sepupunya kena cacar air juga). so kecurigaan ibu ternyata terbukti. ziyad dikasih obat penurun panas bufect, anti virus zooter 1 tablet 4 kali sehari dan vitamin curvit emulsion.

setelah itu giliran zahwa yang diperiksa. lucunya putri ibu ini, ketika di steteskop ama dokter, dia malah ketawa ketawa karena geli perutnya dipegang pegang. kata dokter sih mungkin zahwa ketularan juga cuma belum 100%, karena belum ada tanda tanda lesi di tubuhnya. jadi untuk mencegah zahwa juga dibekali obat anti virus yang sama kayak ziyad dengan dosis yang lebih ringan 2x1/2 tablet dan obat penurun panasnya proris.

sampai dirumah anak anak minum obat dan tidur. sepanjang malam ziyad tidurnya gelisah. dia terjaga hampir setiap satu jam sekali. sekitar jam tigaan panasya naik lagi terus ibu kasih lagi obat panas. menjelang subuh baru deh dia agak nyenyak tidurnya.
Kalo zahwa walaupun malam itu badannya tetap panas tapi syukurlah tidurnya tidak begitu terganggu.

besok paginya
ziyad dan zahwa masih dalam masa perawatan, gak keluar rumah karena takut kena angin, ibu pun terpaksa meliburkan diri dari kantor. Nafsu makan ziyad turun drastis. minum susu gak mau apalagi makan nasi. ibu sampai stress memikirkannya. untungnya zahwa tidak. dia tetap mau makan seperti biasa. masa recovery zahwa pun lebih cepat dari ziyad. sekitar sorenya badan zahwa udah gak panas lagi. tapi untuk antisipasi panasnya balik lagi, ibu tetap kasih obat buat malam hari.

Kamis, 29 Juli
anak anak udah pada sembuh dari cacar air. cuma ziyad yang bersambung sakitnya dengan batuk pilek.. kasian sekali anak ibu ini mungkin karena kamu gak anak ASI kali nak...... tapi syukur gak berat berat amat pileknya..... sore sore ibu sempat keluar jalan sama zahwa buat beli mi ayam (hihi sempat sempatnya)

besoknya lagi...
Giliran ibu yang terkapar.. badan meriang kepala sakit dan tenggorokan meradang, idung gak berhenti nangis(hehe). tapi walaupun lagi sakit ibu harus tetap survive untuk merawat anak anak (dibantu kak yani) dan still nyusui zahwa. obatnya cukup minum flutamol aja 3 kali sehari.

Ternyata cacar air itu penyakit yang mengerikan ya.. apalagi kau menyerang balita. buktinya anak anak ibu serta semua sepupu sepunya ketularan semua. yang kasiannya zhafier pun ikutan ketularan cacar air kayak ziyad. mungkin karena kami serumah kali ya.. makanya cepat nular.

tapi overall. Alhamdulillah wa sykurilah... sekarang kami semua sudah sehat wal afiat.. walaupun ziyad masih belum ibu bolehin sekolah dulu.. ibu ambil hikmahnya dibalik semua ini. Bukan kah Allah tak akan menguji hambanya diluar kemampuannya kan???/ semoga sakit kami ini menjadi pelebur dosa menyambut bulan suci ramadhan kali ini.. Alhamdulillah.. Amiin..
Wednesday, July 01, 2009

MELAHIRKAN

Bismillahirrahmanirrahiim..

Alhamdulillah akhirnya pada tanggal 22 juni kemarin aku melahirkan anak keduaku di RS Petala Bumi.. and the story................................

Awalnya pada hari minggu tanggal 21 juni kami sekeluarga jalan-jalan sore ke mesjid agung annur sekalian mau jenguk mbah buyutnya ziyad yang lagi sakit di RSUD, sampai di rs udah jam lima sore sedangkan jam besuk mulai pukul tujuh malam so, kami gak dibolehin masuk akhirnya main2 dulu di pelataran halaman mesjid agung sampai menjelang magrib, disini ibu disuruh ayah jalan mengelilingi halaman mesjid yang luasnya gak ketulungan (berlebihan ya) ... demi lancarnya proses persalinan ibu sih nurut aja,, tapi capeknya ruarr biasa nih kaki ampe kram rasanya.. nih foto2ya.







pas dah magrib kami semua solat di dalam mesjid (ya iyalah masak diluar).. trus abis solat langsung deh jenguk mbah buyut lagi sama ayah dan nenek....
pulangnya mampir dulu ke pasar buah beli kue2.. waduh gimana gak capek tuh ya.......

dah dirumah... malamnya ibu susah bobok lantaran kaki pegal2 dan pinggang sakit ibu aja sampai kebablasan solat isyanya , so ibu pikir sih biasa aja karena dah sering kayak gini, tapi besoknya pas bangun mau solat subuh jam enaman lewat (solat subh yang telat.. jangan ditiru), ibu nemu vlek darah tapi belum kontraksi.. so ibu gak jadi solat dan bangunin ayah suruh siap2..
sambil nunggu kontraksi ibu jalan muter2 di dalam rumah.. tak berapa lama eh.. sakitnya makin berasa, ibu pun minta antar sama ayah ke rs petala bumi,

sesampainya dipetala bumi jam tujuh pagi, ibu masuk ke igd, setelah dicek katanya dah bukaan 3 atau 4, duh kontaksi makin sering ibupun dioper ke ruang kebidanan lantai dua, awalnya ibu mau jalan tapi susternya ngelarang dan suruh pakai kursi roda aja....

sampai diruang bersalin dicek lagi, kata bidan dah bukaan 7 atau 8( dalam hati, kok cepat ya..) ibu pengen jalan lagi tapi tetap disuruh baring ama bidan katanya bukaan dah hampir lengkap..
ternyata benar pas dr. triadi visit dan ngecek bukaan dah lengkap dan disuruh sectio pperineumnya (ih.. serem), tapi karena sakit kontraksinya dah sangat maksimal sectionya gak brasa deh..
kata bidan mau ditolong sama siapa, dr atau bidan? so ibu bilang terserah kalau gak ada maalah sama bidan juga boleh....
duh untungnya bidannya baik banget deh (thanks bu jumeidi dan widya), ibu disuruh atur napas, dan gak ngejan dulu...
pas air ketuban nya pecah ibu ambil posisi... ngejan sekuat tenaga sambil ngucap AAllahu akbar... keluar deh bayi cantikku.. terdengarlah tangisannya memecah suasana pada jam 8.35 pagi.. tak henti2nya aku mengucap syukur padamu ya Allah atas kemudahan yang telah Kau berikan.. bayiku pun ditempelkan ke payudaraku...
setelah selesai dijahit, disuntik dan dibersihkan, ibu diobservasi dulu dua jam setelah itu baru dipindahin keruang perawatan, nenek datang tak berapa lama setelah ibu bersalin..
Segera bayi kami diazankan dan iqamat oleh ayahnya ...




Dan kami namakan putri kami : Zahwa Dalila Majdi


Wednesday, May 20, 2009

Ziyad Masuk Rumah Sakit !!

Bismillahirrahmanirrahim....

Pekan ini adalah hari-hari yang terberat dalam hidup ku.. mungkin Allah sedang mencoba dan menguji keimanan dan ketabahanku... Ya Allah.. Mudah2an Aku kuat dan tawakkal dalam menghadapi ujian hidup ini.. betapa miris melihat anak yang ku sayang akhirnya tergolek di rumah sakit....

and the story.................

senin, 11 mei..

ziyad terserang demam, gak tinggi - tinggi amat sih.. sekitar 37.5 c tapi cukup mengkhawatirkan ku.. akhirnya ziyad ibu beri sanmol syrup, panasnya berlangsung kurang lebih 3 hari (naik turun antara 36.7 - 37.3 c) tapi alhamdulillah ziyadnya gak rewel dan tetap aktif main.. sehingga dirawat seadanya dirumah aja dan gak dibawa ke dokter.. kasian ziyad takut dikasi anti biotik terus..


kamis, 14 mei

ziyad dah sembuh.. malamnya kami makan di paparons dan ziyad kelihatannya senang dan baik-baik saja..



Jumat, 15 Mei...

pagi habis mandi dan setelah minum susu ziyad tiba- tiba muntah sebanyak-banyaknya.. dia nangis.. kasiann ziyad kayaknya lemas bgt.. ya Allah kenapa ziyad ya.. akhirnya ayah sama ibu memutuskan untuk bawa ziyad ke dokter anak di rsia zainab..
sampai dizainab jam 9.30 dokter belum datang terpaksa nunggu sampai jam 11 an.. baru bisa cek..
selama itu ziyadnya malah sibuk main, tapi dia tetap gak mau minum susu.. belum ada cairan yang masuk setelah dia muntah.. alhasil.. habis main dia lemaas sekali.. ibu sampai cemas..











sampai diruangan dokter, ziyad diperiksa.. dan kata dokter diobati muntah dan diarenya dulu (diarenya mgkn belum tuntas, karna masih BAB 2 kali dan lembek) setelah itu baru diobservasi tumbuh kembangnya yang kurang dari ideal (bb cuma 9 kg, turun dari 10 kg). trus kata dokter lagi kalau masih kurang cairan dan lemas harus cepat-cepat dirawat inap..

sampai di rumah ziyad dipaksa minum obatnya dan cairan renalyte.. walau dikit tapi tetap dipaksa terus supaya gak kurang cairan , habis itu dia pun bobok....


Sabtu, 16 mei 2009

pagi bangun bobok.. ziyad cuman minum susu sedikit dan dia udah sangat lemas sekali, responnya terhadap orang sekeliling tak seperti biasanya, ibu yang udah panik langsung bawa ziyad kerumah sakit untuk dirawat.. mungkin dia dehidrasi.. kalau dirumah tidak ada upaya yang bisa dilakukan tapi kalau di rs setidaknya ada cairan infus yang masuk..

sampai di ugd.. ibu gak tega ngeliat ziyad ditusuk jarum infus .. tapi demi kesehatan anak ibu kuatkan hati ini.. ziyad teriak-teriak sambil nangis minta tolong sama ibu.. bertambah miris hati ini rasanya, untung pembuluhnya bisa dicari dalam satu kali tusuk aja... alhamdulillah...














setelah dapat kamar.. ziyad istirahat dan mau makan roti yang disuapin nenek, kami nginap diruang 416 lantai 4.. nenek , ayah sama kak yani ibu suruh pulang.. mumpung ziyadnya tidur.. dan ayah balik lagi antar makanan sehabis zuhur... sama mbah dan aunty hesti...
untungnya ziyad gak rewel di kamar dia cuman baringan aja di tempat tidur.. mungkin badannya letih dan capek.. dan alhamdulilllah dia mau makan bubur rs walau cuma beberapa suap aja..

setelah ayah pulang antar mbah.. nenek, mama,uwak dan bunda datang menjenguk... syifa dan adik adel juga ikut.. ziyad pun udah agak baikan.. wajahnya dah mulai cerah dan mau main-main lagi.... mungkin karena udah masuk banyak cairan..

malamnya ziyad bobok sekitar jam 10 an.. awalnya dia gak mau bobok karena merengek-rengek minta pulang.. mungkin dia kesepian kali lantaran orang-orang dah pada pulang.. setelah ibu gendong-gendong akhirnya dia bobo juga.... malah ibu yang terbangun-bangun terus tiap jam takut kalau ziyadnya gelisah , lasak atau infusnya copot....


minggu, 17 mei 2009

pagi sekitar jam setengah enam .. ziyad dibangunin buat ambil darah,, kasian dia keliatan masih ngantuk.. pas diambil darahnya dia menagis kesakitan.. tapi abis itu dia bobo lagi....
sekitar jam setengah sembilan bangun lagi buat foto rontgen thorax.... di bagian radiologi, untungnya ziyad gak nangis, mungkin dia suka dibilangin mau di foto.. trus naik lift.. nih waktu nunggu giliran rontgen di bagian radiologi..


dokter visit lagi sekitar jam 10an.. trus katanya ziyad diobservasi dulu sampai siang.. kalau tetap gak bab dan muntah lagi.. dia dah boleh dibawa pulang karena hasil cek darahnya alhamdulillah normal cuman hbnya aja yang rendah.... dan ziyad disuruh kontrol lagi hari selasa untuk kepastian hasil rontgen dan tumbuh kembangnya...

Ziyad excited banget waktu dibilangin boleh pulang.. dia gak sabar minta pulang terus.. akhirnya sambil mengisi kebosanannya ziyad minta diajak main ke bawah trus naik turun lift.. terpaksa deh kita ikutin keinginannya...



siang.. sekitar jam 11an infus ziyad dicopot karena ziyadnya udah segar dan mau minum susu.. total ziyad habisin dua botol cairan infus ka-en 4b.. setelah itu dia bobok siang....

bangun bobok.. ziyad mau makan sekitar lima sendok.. trus minum susu dan makan obat.. sambil menunggu administrasi pulang, ibu berkemas-kemas dan ziyadlah yang paling senang membereskan barang-barang.. dia gak sabar lagi kayaknya...
setelah beres-beres ibu mandi dan ziyadnya pups.. untungnya pupnya udah keras jadi tidak masalah..


Alhamdulillah... akhirnya kita pulang juga nak... mudah2an ziyad gak sakit2 lagi ya... dan jangan pernah dirawat di rs lagi... nauzubillah min dzalik.......
Monday, May 04, 2009

ziyad diare

Bismillahirrahmanirrahim..

hari kamis kemaren ziyad tiba-tiba kena diare.. gak tau karena salah makan apa atu karena megang yang kurang hygienis.. hari kamis itu aja dia BAB sampai tujuh kali.. tapi pupsnya gak kayak air cuma lembek aja kayak bubur bayi.. dan sedikit-sedikit.. taunya sih waktu sore pulang kantor yani bilang ziyad udah BAB 4 kali.. ibu pikir sih masih normal aja lagian ziyadnya gak rewel.. malah makin aktif mainnya..
trus malamnya dia tetap BAB tiga kali lagi dikit-dikit jadi ibu kasi aja smecta oral suspension yang dibeli ayah di apotik deket rumah.. dan juga kasih kaolin(kalao gak salah namanya)..
besoknya bangun tidur ziyad BAB lagi abis minum susu.. masih lembek, so ibu kasih lagi satu sendok kaolin..
....
dari kantor ibu pantau terus keadaannya lewat telpon ternyata dia masih BAB siangnya.. so ibu pulang lebih cepat (sebelum jumat), nungguin ziyad bobok.. abis bobok ibu bawa dia ke dokter dewi robinar (dsa ziyad).. dokter bilang ziyad diare bisa jadi karna slah makan.. terus dikasih obat smecta serbuk,anti biotik,dan obat jamur.. dilarang makan sayur cuma boleh pisang dan apel, susunya pun disuruh ganti ama susu buat mencret... kasian beratnya turun jadi 9.8 kg..
.........

dasar ziyad.. di tempat dokter dewi dia malah asyik main mobil-mobilan.. nih videonya




emang sih semenjak BAB pertama kali dia gak nunjukin tanda-tanda lemes(alhamdulillah) cuma dia sering nangis kalo dicebokin, mungkin anusnya pedih keseringan BAB.. total BABnya di hari kedua 5 kali...

.....................
Dah sampai dirumah, malamnya ziyad makan obat dari dokter dewi.. mmh.. susah juga ngasih ziyad obat serbuk mungkin rasanya pahit.. tapi dia suka obat anti jamur oral yang diteteskan ke mulut.. abis minum obat dia main lagi deh sama ayahnya.. nih posenya..





segitu dulu cerita ziyad......
Wednesday, April 29, 2009

hari yang menyenangkan..

Bismillahirrahmanirrahiim...
semalem bis pulang kantor sekitar jam setengah enaman sore ayah ngajakin nengok progres pembangunan pagar rumah bareng ziyad.. ternyata baru tiangnya aja yang siap di cor .. wuih.. mungkin masih lama siapnya.. nih gambar ayah yang lagi inspeksi..

Habis dari situ kami pulang kerumah.. soalnya ari dah mau magrib.. lagian ntar malam mau ngantar nenek berobat ke dokter tulang di RS ibnu sina..

............................


habis isya... kami semua start dari rumah, ada ayah,ibu,ziyad,nenek, pak usu, bang awie(sepupu ziyad) dan kak yani.. hari hujan lebaaaat banget.. padahal akhir-akhir ini cuaca amat sangat panas.. cuaca pekanbaru memang agak ekstrim.. siangnya terik eh malamnya bisa hujan petir (subhanallah)..
pas sampai di ibnu sina, dokter tulangnya belum datang(padahal dah jam 8 lewat lho) jadi terpaksa nenek nunggu dulu.. nomor antriannya nomor sepuluh pulak, jadi pasti masih lama..
so nenek tinggal di ibnu sina dan kami pergi cari kamera ayah di mall pekanbaru (mp).

sampai di mp, parkiran penuh banget, gila ya.. malam-malam hujan gini masih banyak aja warga pekanbaru yang hangout ke mall, padahal kan malam rabu nih...
setelah masuk mp, kami singgah di ace hardware cari meteran ayah tapi gak nemu.. kamera yang dicari juga gak cocok , so akhirnya masuk ke gramedia cari kaset education-nya ziyad yang baru
abis tu keluar lagi deh cari jajanan..

menyusuri jalan sudirman .. akhirnya kami memutuskan makan di pizza hut aja pesan blackpepper yang big, terus beef fettucini.., salad buah dan minuman..


habis makan dan beli mi jogja pesanan nenek.. kami balik ke ibnu sina mau jemput nenek.. eh ndak taunya nenek masih ngantri (padahal dah jam 10 malam) wuiih... lama amir yaa............
belum lagi nunggu resep obatnya.. pulang-pulang udah jam 11-an nyampe di rumah.. itupun ziyad belum mau bobok.. dia pengen makan mi jogja dulu.. yah nak cepet bobok dunk.. dah malam nie....

......
besoknya....
ziyad bangun jam setengah sembilan.... abis minum susu.. amin-main bentar trus mandi deh... nih videonya..


Tuesday, April 28, 2009

ke petala bumi

Bismillahirrahmanirrahiim..

hari ini sebelum ke kantor mau kontrol kandungan ke dokter di rs petala bumi.. di rs ini dokter kandungannya ada dua orang yaitu dr khairul dan dr triadi.. (cowok lagi deh).. dari hasil pemeriksaan kata dokternya gak ada masalah.. cuma posisi bayi aja yang masih melintang (kepala bayi masih di sudut kanan atas)..
duuh nak.. cepat mutar ya sayang jangan sungsang gitu... tapi kata dokter lagi masih ada waktu buat bayi nya muter-muter soalnya bayi masih terus bergerak dan ruangannya masih cukup untuk pergerakan itu.. Amin Ya Allah..
dan lagi kata dokter berat bayiku udah mencapai 1.5 Kg Alhamdulillah.... sayang usgnya gak bisa di print :(
kalaupun masih tetap sungsang .. bayi masih bisa dilahirkan secara normal mengingat ini adalah anak kedua dan anak pertamaku juga dilahirkan normal sehingga peluang untuk normal masih tetap terbuka ( Amin)...

sebenarnya niatnya cuma mau survey-survey tempat aja.. yah buat perbandingan gitu lah.. ternyata tempatnya bagus lho!.. bersih, rapi dan sangat nyaman.. (maklum gedung baru).. kamarnya juga luas dan mewah.. kamar mandinya aja gede terus pakai shower panas dan dingin.. closet duduk dan wastafel...

terus waktu nanya ke perawatnya ada IMD nya (inisiasi menyusui dini) apa enggak.. dia bilang ada.. malahan dokter anaknya yang mewajibkan IMD, rawat Rooming..in dan suami boleh nemenin pas melahirkannya.. wah.. asyik juga ..

Dulu soalnya waktu ngelahirin ziyad di RS petala bumi yang lama, ayah ziyad gak boleh masuk.. dan gak pakai IMD lagi.. mana bidannya agak galak lagi, padahal aq gak teriak atau ngeluh -ngeluh gitu.. makanya malas lagi mau melahirkan anak kedua di petala bumi lagi..

tapi ternyata setelah nanya-nanya informasinya boleh juga tuh giving birth disini lagi.. mungkin karena dah ganti personel kali yah, memang sih semua itu tergantung sdm yang menangani.. ya khan? ..

kalau kita ambil kelas satu yang menangani boleh dokter boleh juga bidan aja.. tapi kalau ambil paket vip , langsung ditangani dokter kandungan dan dokter anak..
kelas satunya, satu kamar ada dua bed.. tapi kata perawatnya biasanya jarang ada pasien jadi walaupun ada dua bed tetap aja kita sendiri yang nempati.. kan kamarnya banyak.. pasien gak seberapa.. so sama aja kayak di kamar vip yang sendirian ya kan?.. nih gambar bangunan PBnya




lagian kalau kehamilan ku ini gak bermasalah dan normal - normal aja (amin ya Allah).. aku pengen ditangani bidan aja ah (soalnya bidan perempuan sih) , kecuali nanti memerlukan tindakan penanganan yang lebih lanjut(na'uzubillah min zalik ya Allah).. moga-moga dapat bidan yang baik dan ramah,..


sebelumnya udah survey ke zainab juga sih.. tempatnya juga bagus tapi kalau soal harga petala bumi nih miring banget..... kalau di vip zainab mencapai 5 jutaan normalnya maka di PB cuma sekitar 2 juta ( murah banget khan).. kan lumayan tuh selisihnya , padahal pelayanan dan fasilitasnya sama..

ya.. pokoknya liat nantilah .. kata ayah ziyad sih mending di PB aja..

...............................
btw.. waktu pergi ke PB ini ziyad ikut juga lho.. malahan dia yang antusias pengen ikut nganterin.. pagi-pagi dia udah mandi bersih.. dan semangat nanyain..


" bu jadi ke dokter ibu?"
jadi nak.. abis itu ziyad anterin ibu ke kantor ya?", ibu mau kerja, nanti ziyad pulang sama ayah sama kaka ani ya?"
"iyaa" ( tapi tetep aja pengen turun waktu sampai di kantor ibu)

Nih pose ziyad waktu di PB..




nah gitu deh cerita untuk hari ini....... o iya lupa bilangin.. biaya daftar pertama Rp. 11.000, biaya konsultasi Rp. 50.000 dan obatnya gratis.. tis.. tis.. (cihuyy..)..